Saga Group Lawan Retail Nasional, Target Jadi Nomor 1 di Indonesia Timur

by -716 Views

Ekspansi Saga Group di Papua

Setelah sukses meresmikan outlet ke-20 di Saga Tanah Hitam, Abepura, pada Jumat, 10 Oktober 2025, Saga Group mengumumkan rencana ekspansi yang agresif di Provinsi Papua. Langkah ini dilakukan sebagai strategi untuk memimpin pasar ritel di tengah ketatnya persaingan dengan ritel modern nasional.

General Manager Saga Group, Haris Manuputty, menjelaskan bahwa Saga berencana memperluas jangkauannya ke Kabupaten Jayapura, termasuk wilayah Nimbokrang dan Koya. Bahkan, mereka menargetkan titik yang mendekati perbatasan, seperti di daerah Yapse dengan Auru.

“Ini merupakan satu jalur yang memang sangat bagus ya, dari Sentani menuju ke sini, maupun ke daerah perbatasan dan Koya,” jelas Haris Manuputty mengenai pemilihan lokasi strategis di Tanah Hitam.

Manuputty mengakui bahwa beroperasinya outlet baru ini berhadapan langsung dengan kompetitor ritel modern nasional. Namun, ia tetap optimis Saga akan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di Papua.

“Strategi yang akan kami gunakan adalah pilihan daripada masyarakat untuk bisa terlayani dengan baik, karena visi kami melayani lebih dekat, lebih lengkap,” tegasnya.

Dikatakan, visi jangka panjang Saga tidak main-main. Mereka menargetkan menjadi nomor satu di Papua dan Indonesia Timur. Bahkan saat ini, kata Manuputty, Saga Group termasuk sepuluh besar nasional.

Komitmen pada Tenaga Kerja Lokal

Manuputty menambahkan, dalam upaya ekspansi ini, Saga Group sangat berkomitmen pada penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Dirinya mengakui, saat ini persentase OAP di Saga masih kecil. Namun, ia menegaskan kebijakan baru Saga, bahwa karyawan yang keluar harus digantikan oleh OAP.

Selain itu, manajemen telah menerima karyawan yang berdomisili di sekitar lokasi toko, termasuk rekomendasi dari lurah, Ondoafi dan kepala suku setempat.

Pengembangan Karier untuk Anak-Anak Papua

Tidak hanya sebatas karyawan biasa, Saga memiliki rencana untuk mengangkat dan mengorbitkan anak-anak asli Papua ke jenjang manajerial.

“Saat ini, salah satu kepala toko kita adalah Orang Asli Papua. Kemudian satu kepala kasir kami di seluruh Saga Group juga adalah orang Papua. Jadi, akan kami angkat terus orbitkan anak-anak asli dari Papua menjadi manajer,” jelasnya.

Harga yang Bersaing dan Stabilitas Pasokan

Mengenai harga, ia menjamin harga di Saga sangat bersaing dan tetap normal. Saga Group juga telah mengundang distributor untuk mengantisipasi dan menjaga stabilitas pasokan demi mencegah lonjakan harga yang dapat memicu inflasi daerah.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.