Sirkuit Nasional Voli Pantai Seri I: Langkah Awal Kulon Progo Jadi Arena Internasional

by -1258 Views

Gelaran Sirkuit Nasional Bola Voli Pantai di Kulon Progo

Kompetisi voli pantai nasional yang diselenggarakan oleh Pemkab Kulon Progo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo ke-74 menarik perhatian banyak pihak. Event bertajuk Sirkuit Nasional (SIRNAS) Bola Voli Pantai Seri I ini berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2025 di Laguna Pantai Glagah Indah, Temon, Kulon Progo.

Event ini diikuti oleh 17 tim dari berbagai provinsi di Indonesia dan menjadi bagian dari Glagah Lagoon Festival 2025. Selain sebagai ajang kompetisi olahraga, acara ini juga difungsikan sebagai sarana promosi wisata DIY secara umum serta Kulon Progo khususnya. Dengan konsep sport tourism, event ini dilaksanakan dengan dukungan Dana Keistimewaan DIY 2025.

“Harapan kami adalah melalui kegiatan ini dapat menggerakkan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kulon Progo dan DIY,” ujar Sutarman selaku Ketua Panitia Penyelenggara saat pembukaan event.

Arena pertandingan di Laguna Pantai Glagah Indah mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya adalah KONI DIY yang menyatakan apresiasinya terhadap penyediaan lapangan voli pantai yang sangat baik oleh Pemkab Kulon Progo. Harapan mereka adalah Kulon Progo akan lebih dikenal oleh atlet voli pantai dari berbagai daerah maupun tingkat nasional.

“Kami siap mendukung jika ke depan masih ada penyelenggaraan turnamen lain di Kulon Progo. Dengan sinergi bersama Pemkab dan PBVSI, kami optimistis event berikutnya bisa lebih baik lagi,” kata Ketua KONI DIY, R. Kadarmanta Baskara Aji.

Selain itu, Perwakilan Ketua PBVSI Jakarta, I Made Sudarma juga memberikan apresiasi terhadap lapangan voli pantai yang disiapkan oleh Pemkab Kulon Progo. Menurutnya, lapangan tersebut sudah memiliki standar internasional dan siap digunakan untuk even bertaraf Asia Pasifik bahkan dunia.

“Lapangan voli pantai di Kulon Progo sudah bertaraf internasional. Kami siap mendukung jika ke depan Kulon Progo menyelenggarakan event tingkat Asia Pasifik bahkan dunia. Apalagi banyak atlet nasional lahir dari DIY dan meraih medali emas di ajang nasional maupun internasional, termasuk Asian Games,” ujarnya.

Salah satu peserta kompetisi ini, Zura Reynara dan Rinjani Narisaa Banyusuci, menyampaikan pengalamannya. Mereka mengatakan bahwa lapangan yang tersedia memberikan tantangan yang berbeda dibandingkan tempat lain. Selain itu, pemandangan alam yang indah menjadi daya tarik utama.

“Biasanya hanya dua pertandingan, di sini ada empat. Jadi persiapan mental pemain benar-benar harus matang untuk menghadapi Sirkuit Nasional Voli Pantai ini,” kata mereka.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menyatakan bahwa pihaknya berencana menjadikan Pantai Glagah sebagai venue berkelas internasional. Dukungan transportasi yang memadai menjadi salah satu keunggulan strategis.

“Bisa ditempuh melalui darat dengan bus maupun kereta, udara melalui bandara yang bersebelahan dengan lokasi, dan ke depan insya Allah akan kita kembangkan juga akses laut. Semua ini memperkuat potensi Glagah sebagai pusat sport tourism di Yogyakarta,” ucap Bupati.

Terkait gelaran Sirkuit Nasional Voli Pantai Seri I ini, Bupati menaruh harapan tentang terlaksananya seri kedua dan seterusnya. Apalagi event voli pantai ini benar-benar diselenggarakan di pantai, dengan memindahkan pasir pantai ke lapangan parkir seperti yang terjadi di Senayan misalnya.

Dalam kompetisi kali ini, tim dari Kalimantan Selatan menjadi tim yang terjauh letaknya. Selain Kalimantan Selatan, ada pula tim Kota Bengkulu, dan Lampung yang berasal dari luar Pulau Jawa. Peserta lainnya berasal dari DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten. Sebagian besar daerah mengirimkan lebih dari satu tim. Mereka bermain dalam berbagai kategori, yakni 2×2 Putra, 2×2 Putri, 4×4 Putra, dan 4×4 Putri.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.