Teka-Teki Bupati yang Karaoke Saat Aceh Kebutuhan Bantuan, Mualem Marah

by -197 Views

Gubernur Aceh Menangis atas Bencana dan Kelakuan Kepala Daerah yang Tidak Bertanggung Jawab

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, mengalami emosi yang sangat dalam akibat bencana alam yang menimpa rakyatnya. Dalam wawancara dengan Najwa Shihab, Mualem tidak bisa menahan air matanya saat membahas situasi yang terjadi di Aceh.

Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh telah menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat. Namun, yang memicu kemarahan publik adalah perilaku sejumlah kepala daerah yang dinilai tidak bertanggung jawab. Beberapa dari mereka justru lari dari tanggung jawab, bahkan sampai menghabiskan waktu untuk berkaraoke.

Beberapa kejadian yang dilaporkan mencakup:
* Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, yang pergi umrah saat warga sedang kesulitan.
* Banyak kepala daerah yang menerbitkan surat ketidaksanggupan dalam menangani dampak bencana.
* Ada bupati yang justru asyik berkaraoke sementara masyarakat membutuhkan bantuan.

Mualem mengatakan bahwa ia hanya berdoa agar bantuan dapat segera tiba di Aceh. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada banyak temannya yang sudah memberikan dukungan, meskipun beberapa dari mereka tidak memberi bantuan kepada Sumatera secara umum, tetapi khususnya kepada Aceh.

Wilayah Terparah Akibat Bencana

Menurut Mualem, ada 18 kabupaten yang terdampak bencana. Di antaranya, Tamiang menjadi yang paling parah. Ia menyebutkan bahwa masih ada mobil yang terbawa arus banjir, dan di dalamnya ditemukan mayat.

Selain Tamiang, wilayah lain yang terkena dampak parah termasuk Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Takengon, dan sebagian Bireun. Kondisi ini membuat banyak rumah hilang, akses jalan dan jembatan hancur, serta kebutuhan dasar seperti makanan dan obat-obatan tidak tersedia.

Penyesalan atas Kelakuan Bupati

Mualem menyampaikan penyesalannya terhadap sejumlah kepala daerah yang tidak menunjukkan sikap tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa para bupati tersebut dipilih oleh rakyat, namun ketika terjadi bencana, mereka justru kewalahan dan acuh tak acuh.

Ia menyoroti bahwa ada bupati yang lebih memilih mengungsi daripada membantu warga yang menjadi korban bencana. Bahkan, menurut Mualem, ada yang lebih memilih berkaraoke sementara masyarakat sedang kesulitan.

“Masak begini-begini dia lari, di Medan lah, karaoke lah,” ujar Mualem sambil kembali menangis.

Sikap Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto juga menunjukkan sikap tegas terhadap kepala daerah yang meninggalkan warganya saat membutuhkan bantuan. Ia meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk memecat mereka.

“Kalau yang mau lari, lari aja gak apa-apa. Copot langsung. Mendagri bisa ya diproses?” tanya Presiden ke Mendagri.

“Bisa pak,” jawab Tito Karnavian.

Prabowo menekankan bahwa seorang pemimpin tidak boleh meninggalkan warganya dalam kondisi bahaya. Ia menyamakan tindakan tersebut dengan desersi tentara yang meninggalkan anak buahnya dalam bahaya.

Pemecatan Bupati Aceh Selatan

Mirwan MS, Bupati Aceh Selatan, yang merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Aceh Selatan, telah dipecat dari partai. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiano, memastikan bahwa Mirwan sudah dipecat dari partai.

“Sudah saya pecat,” kata Sugiano ke Prabowo.

“Udah kau pecat ?” tanya Prabowo Subianto.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.