Wagub Jihan Nurlela Dorong Wisata Halal Berbasis Dakwah: UIN Raden Intan Jadi Pendorong Spiritual Pariwisata

by -164 Views

Semangat Baru untuk Wisata Halal Berbasis Dakwah di UIN Raden Intan Lampung

Pada hari Senin (20/10/2025), kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar sebuah kuliah umum yang bertajuk “Peran Dakwah dan Ilmu Komunikasi dalam Pengembangan Wisata Halal”. Acara ini menjadi momen penting dalam membangkitkan semangat baru bagi generasi muda untuk menjadikan pariwisata sebagai sarana dakwah sekaligus pemberdayaan umat. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan pesan-pesan inspiratif kepada para peserta.

Acara berlangsung di Ballroom UIN Raden Intan dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa, dosen, serta jajaran pimpinan universitas. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, di mana Wagub Jihan disambut dengan hangat oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin, beserta para dekan dan pimpinan fakultas.

Dalam pemaparannya, Wagub Jihan menekankan pentingnya memperkuat sektor pariwisata halal di Lampung melalui pendekatan dakwah yang inklusif dan edukatif. Ia menilai bahwa Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi pusat wisata halal di Sumatera, dengan keindahan alam dan budaya masyarakat yang religius.

“Pariwisata halal tidak hanya berbicara tentang sertifikasi atau label halal pada makanan dan hotel. Lebih dari itu, ini tentang bagaimana nilai-nilai Islam menjadi ruh dalam pelayanan, dalam keramahan, dalam cara kita menghargai tamu. Itulah dakwah yang sesungguhnya,” ujar Jihan di hadapan para mahasiswa.

Wagub juga mengungkapkan bahwa pengembangan wisata halal harus disertai adaptasi teknologi dan penguatan kapasitas digital. Ia menyoroti tiga tantangan utama yang masih dihadapi: rendahnya visibilitas digital destinasi wisata, kualitas konten promosi yang belum menyentuh nilai spiritual, dan lemahnya literasi digital pelaku wisata lokal.

Menurutnya, generasi muda kampus seperti mahasiswa UIN Raden Intan dapat menjadi agen perubahan dengan menciptakan narasi wisata yang menonjolkan keindahan alam sekaligus nilai religius. “Lampung punya banyak potensi untuk dikemas menjadi wisata spiritual, seperti konsep tafakur alam dan wisata ziarah. Kita ingin wisata yang tidak hanya indah dipandang mata, tapi juga menenangkan jiwa,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya empat pilar literasi digital — digital skills, digital culture, digital ethics, dan digital safety — agar promosi wisata halal berbasis dakwah bisa berkembang secara berkelanjutan. “Mahasiswa dakwah dan komunikasi harus jadi pelopor konten kreatif bernilai dakwah. Gunakan media sosial bukan hanya untuk eksistensi, tapi juga untuk menyebarkan pesan kebaikan dan kemandirian ekonomi umat,” kata Jihan.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Jihan juga mengapresiasi peran UIN Raden Intan sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat Lampung yang religius, kreatif, dan mandiri. Ia berharap kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah dapat memperkuat ekosistem pariwisata halal hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin, menyambut baik kehadiran Wagub Jihan dan menyebut kuliah umum ini sebagai momentum bersejarah menjelang Hari Santri Nasional. “Kehadiran Ibu Jihan adalah inspirasi bagi mahasiswa, khususnya dari kalangan pesantren. Beliau contoh nyata bahwa pemimpin muda perempuan dapat berkiprah dengan menjunjung nilai-nilai Islam dan kemanusiaan,” ujarnya.

Prof. Wan juga menjelaskan bahwa promosi wisata halal merupakan bagian dari tanggung jawab akademik UIN Raden Intan. Kampus ini, yang resmi bertransformasi dari IAIN menjadi UIN pada April 2017, terus berkomitmen mengembangkan pendidikan berbasis lingkungan dan nilai-nilai Islam.

“Lampung dikenal sebagai Sai Bumi Ruwa Jurai, tanah dengan kekayaan alam yang luar biasa — dari pantai hingga gunung, dari kebun hingga budaya. Semua ini adalah anugerah Allah yang harus dikelola dengan semangat dakwah dan tanggung jawab moral,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan Dinas Pariwisata untuk memperkuat program Lampung Maju dan Sejahtera melalui promosi wisata berbasis nilai keislaman. “Kita tidak hanya bicara slogan, tetapi aksi nyata. Promosi wisata halal harus berdampak pada ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat spiritualitasnya,” pungkas Prof. Wan.

Kuliah umum ini ditutup dengan dialog interaktif antara Wagub Jihan dan mahasiswa. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar strategi promosi wisata halal di era digital, peran perempuan dalam dakwah ekonomi kreatif, hingga tantangan menghadapi era globalisasi yang sarat konten negatif.

Acara berlangsung meriah dan penuh semangat, menandai komitmen bersama antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam membangun citra Lampung sebagai destinasi wisata spiritual yang modern, ramah, dan berdaya saing tinggi.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

About Author: Sammy NW

Avatar of Sammy NW
Sammy NW adalah seorang jurnalis dan mediapreneur yang berdedikasi mengembangkan media digital yang berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.