1News.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo langsung mengerahkan tim untuk melakukan pengecekan dampak pasca gempa bumi yang mengguncang wilayah Jawa Timur pada Kamis (25/9/2025) sore. Guncangan yang dirasakan kuat oleh warga ini berasal dari gempa yang berpusat di laut timur laut Banyuwangi, yang awalnya dilaporkan BMKG berkekuatan magnitudo 5,7.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, getaran gempa dirasakan oleh hampir seluruh warga di Kabupaten Situbondo dengan durasi sekitar 15 detik. Guncangan ini juga dilaporkan terasa hingga ke beberapa kabupaten tetangga seperti Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto, menyatakan tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) tengah bekerja di lapangan untuk asesmen.
“Untuk sementara ini belum ada laporan mengenai dampak dari gempa yang baru saja terjadi, tim kami sedang monitoring di lapangan,” kata Sruwi Hartanto, seperti dilansir dari Antara.
Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa hingga kini pendataan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan resmi terkait ada atau tidaknya kerusakan. Perlu diketahui, BMKG dalam rilis terbarunya telah memutakhirkan kekuatan gempa tersebut menjadi M 5,3 dan memastikan peristiwa ini tidak berpotensi tsunami.
Update: Koreksi Data BMKG, Gempa Banyuwangi 5,3 Bukan M 5,7
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





