Warren Buffett Akuisisi Petrokimia Rp 161 Triliun di Akhir Jabatannya

by -1073 Views

Warren Buffett Mengakhiri Masa Jabatannya dengan Akuisisi Besar

Warren Buffett, salah satu investor terbesar di dunia, menutup masa jabatannya sebagai pemimpin perusahaan dengan langkah yang sangat besar. Berkshire Hathaway, perusahaan investasi yang ia pimpin, resmi mengumumkan akuisisi unit petrokimia Occidental Petroleum, OxyChem, senilai 9,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 161,1 triliun (kurs Rp 16.611 per dolar AS). Langkah ini menjadi transaksi terbesar yang dilakukan oleh Berkshire sejak 2022 ketika mereka membeli perusahaan asuransi Alleghany dengan nilai 11,6 miliar dolar AS.

Saat ini, Berkshire Hathaway juga memiliki kas sebesar 344 miliar dolar AS, mendekati rekor perusahaan. Setelah pengumuman tersebut, saham Occidental langsung turun lebih dari 7 persen pada hari Kamis (2/10/2025).

Occidental Gunakan Dana untuk Melunasi Utang

Berkshire bukanlah nama asing bagi Occidental. Perusahaan investasi itu telah memiliki 28,2 persen saham Occidental hingga akhir Juni 2025. Meski demikian, Buffett yang kini berusia 95 tahun menegaskan bahwa ia tidak akan mengambil alih penuh perusahaan migas asal Houston tersebut.

OxyChem memproduksi bahan kimia untuk berbagai kebutuhan seperti pengolahan air, layanan kesehatan, dan industri. Occidental menyatakan bahwa mereka akan menggunakan 6,5 miliar dolar AS dari hasil penjualan untuk melunasi utang. CEO Occidental, Vicki Hollub, menyebut langkah ini sebagai awal dari kembali melakukan pembelian saham.

“Masalah kami adalah menurunkan utang lebih cepat. Ini menyelesaikan satu masalah besar yang bisa membuka nilai saham kami, sehingga pemegang saham lebih nyaman menambah kepemilikan dan investor baru bisa masuk,” kata Hollub.

Ia menambahkan, “Sekarang kami bisa memulai kembali program pembelian saham. Ini adalah langkah terakhir dari transformasi besar yang kami mulai 10 tahun lalu.”

Greg Abel Siap Melanjutkan Estafet

Akuisisi ini juga menjadi momen penting dalam transisi kepemimpinan Berkshire. Greg Abel, Wakil Ketua untuk operasi non-asuransi yang akan menggantikan Buffett sebagai CEO pada 2026, menyatakan bahwa pihaknya menantikan kehadiran OxyChem sebagai anak usaha baru.

“Vicki Hollub menunjukkan komitmennya terhadap stabilitas jangka panjang Occidental, sebagaimana rencana penggunaan hasil transaksi untuk memperkuat neraca perusahaan,” ujar Abel.

Transaksi Ditargetkan Rampung 2025

Kedua perusahaan menargetkan kesepakatan rampung pada kuartal IV-2025. The Wall Street Journal menjadi media pertama yang melaporkan transaksi ini pekan lalu.

Buffett pertama kali masuk ke Occidental pada 2019, ketika membantu mendanai akuisisi Anadarko Petroleum dengan komitmen 10 miliar dolar AS. Sebagai imbalannya, Berkshire memperoleh saham preferen dan waran untuk membeli saham biasa.

Hollub menambahkan, ketika posisi kas perusahaan semakin kuat, Occidental berencana menebus saham preferen Berkshire mulai 2029. Saat ini, Occidental masih membayar dividen 8 persen untuk saham preferen tersebut.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.