Bento Berlari ke Tempat Besi Tua, Menghebohkan Warga Belu

by -1209 Views

Penangkapan Pelaku Penikaman di Kota Kupang

Bento, yang merupakan buronan penikaman terhadap penjual semangka di Kota Kupang, akhirnya berhasil ditangkap oleh tim buru sergap dari Polresta Kupang Kota dan Polres Belu. Tidak ada perlawanan dari Bento saat tim tersebut melakukan penangkapan.

Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K., mengonfirmasi penangkapan ini. Ia menyampaikan bahwa pelaku sudah diamankan dan telah dilaporkan ke Kapolresta Kupang. Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Kapolresta agar semua informasi dikelola melalui satu pintu.

Saat penangkapan, Bento berpura-pura bekerja di tempat besi tua milik Mas Gondrong di Pasar Baru Atambua. Mas Gondrong sendiri tidak mengetahui identitas sebenarnya dari Bento hingga tim Buser datang dan menangkapnya.

Selama dua minggu setelah kejadian penikaman pada Jumat 3 Oktober 2025 dini hari terhadap korban Selvina Pah (56) dan Rion Dasi (44) di Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, Bento kabur ke Belu dan berpindah-pindah lokasi. Ia sempat terlihat di Umaklaran, Fatubesi-Sadi, Haliwen, hingga akhirnya ditemukan di lokasi besi tua, Pasar Baru Atambua.

Kejadian naas itu dimulai ketika Bento masuk ke lapak korban untuk mengambil uang dalam tas. Korban menyadari aksi Bento hingga terjadi perlawanan yang berujung pada penikaman. Korban mengalami luka di bagian dada dan leher, sehingga meninggal dunia. Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka di bagian dada dan rusuk.

Pelarian Bento Menimbulkan Ketakutan di Wilayah Belu

Informasi tentang keberadaan Bento sebagai buronan polisi sempat menjadi teror yang menakutkan warga Belu, khususnya wilayah Desa Umaklaran, Sadi, dan Kabuna yang berbatasan dengan kali Talau. Banyak warga yang khawatir karena beredar informasi simpang siur bahwa Bento bersembunyi di sekitar bantaran kali Talau yang tidak jauh dari pemukiman.

Cerita aksi sadis Bento yang membunuh korban, seorang wanita tua, membuat warga semakin ketakutan. Seorang ibu mengungkapkan rasa takutnya, ia menyebutkan bahwa pintu rumahnya nyaris tidak pernah dibuka karena takut Bento muncul mencari makanan atau bersembunyi dari pengejaran aparat kepolisian.

Bento semakin menjadi horor ketika seorang warga Desa Kabuna mengatakan bahwa dirinya bertemu seseorang yang mirip Bento dan meminta uang 50 ribu. Polisi langsung melakukan penyusuran dan ternyata orang tersebut bisu dan hanya mirip, bukan Bento.

Respons Masyarakat atas Penangkapan Bento

Informasi tentang tertangkapnya Bento hari ini cepat beredar di berbagai platform media sosial. Rata-rata warganet merasa puas dengan penangkapan Bento dan mengapresiasi kerja keras tim buru sergap Polresta Kupang Kota dan Polres Belu.

Jefri Manafe, salah satu keluarga korban yang dibunuh Bento, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat aparat kepolisian yang berhasil menangkap pelaku. Ia berharap ada hukuman setimpal untuk pelaku atas apa yang telah diperbuat.

Siang tadi, pelaku Bento telah dibawa dari Polres Belu ke Polresta Kupang Kota untuk diperiksa lebih lanjut.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

About Author: Sammy NW

Avatar of Sammy NW
Sammy NW adalah seorang jurnalis dan mediapreneur yang berdedikasi mengembangkan media digital yang berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.