Demo Besar di Jakarta Pusat, 1.600 Personel Dikerahkan pada 8 Oktober

by -960 Views

Aksi Unjuk Rasa Berlangsung di Jakarta Pusat

Pada hari Rabu (8/10/2025), terjadi dua aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat. Kepolisian menurunkan lebih dari 1.600 personel gabungan untuk menjaga keamanan dan mengatur lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi. Hal ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah terjadinya gangguan yang berpotensi mengganggu masyarakat sekitar.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, menyampaikan bahwa aksi tersebut berlangsung di dua titik utama, yaitu kawasan Gambir dan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Menurutnya, total ada dua titik aksi yang digelar pada hari ini.

Aksi pertama diadakan oleh DPD Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI-KSPSI) bersama dengan sejumlah elemen massa lainnya. Mereka melakukan aksi di Pos Polisi Merdeka Barat, Gambir. Sementara itu, kelompok Jaringan Anti Tambang Ilegal menggelar aksi kedua di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Untuk mengamankan kedua aksi tersebut, sebanyak 1.641 personel gabungan dikerahkan di sejumlah titik strategis. Personel ini bertugas untuk menjaga ketertiban dan memastikan keamanan selama proses aksi berlangsung.

Selain itu, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas jika terjadi kepadatan, terutama di kawasan Gambir dan Jalan Bungur Besar. Rekayasa ini dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar dan menjaga kelancaran lalu lintas.

Hingga berita ini ditulis, kepolisian belum memastikan durasi atau waktu berakhirnya kedua aksi tersebut. Namun, pihak kepolisian tetap memantau situasi secara berkala dan siap mengambil tindakan jika diperlukan.

Titik-Titik Aksi Unjuk Rasa

  • Pos Polisi Merdeka Barat, Gambir

    Aksi pertama dilakukan oleh DPD F.SPTI-KSPSI dan elemen massa lainnya. Lokasi ini dipilih karena merupakan pusat kegiatan masyarakat dan sering menjadi tempat berkumpulnya para pengunjuk rasa.

  • Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

    Aksi kedua dilakukan oleh kelompok Jaringan Anti Tambang Ilegal. Pengadilan Negeri menjadi lokasi yang strategis karena sering dikunjungi oleh masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya.

Penanganan Keamanan dan Lalu Lintas

  • Personel Gabungan

    Sebanyak 1.641 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga keamanan di sekitar lokasi aksi. Mereka tersebar di berbagai titik strategis untuk memastikan tidak terjadi gangguan keamanan.

  • Rekayasa Lalu Lintas

    Polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan, terutama di kawasan Gambir dan Jalan Bungur Besar. Hal ini dilakukan agar lalu lintas tetap lancar dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.