Gempa Banyuwangi M 5,7 Berdampak 50 Rumah Rusak

by -1274 Views

News.id – Sebuah gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,7 telah mengguncang wilayah Banyuwangi dan Situbondo, Jawa Timur, pada Kamis sore. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa guncangan tersebut mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah dan fasilitas ibadah. Hingga laporan dirilis pada Kamis malam (25/9), tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat peristiwa ini.

Rincian Kerusakan dan Dampak Gempa

Menurut data sementara yang dirilis oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, setidaknya 50 rumah warga dan dua tempat ibadah terdampak. Di Banyuwangi, kerusakan ringan tercatat pada satu rumah dan satu tempat ibadah. Sementara itu, dampak yang lebih signifikan terjadi di Situbondo dengan rincian 21 rumah rusak berat, 11 rumah rusak sedang, dan 16 rumah rusak ringan. Sebuah masjid di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan pada bagian atapnya.

Abdul Muhari menyatakan bahwa proses pendataan di lapangan masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

“Pendataan lapangan masih berlangsung dan akan terus diperbarui,” kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis malam.

Dari pernyataan tersebut, dijelaskan bahwa jumlah bangunan yang rusak kemungkinan masih bisa bertambah seiring dengan laporan yang masuk dari tim di lokasi bencana.

Pusat Gempa dan Guncangan Susulan

BNPB menjelaskan bahwa pusat gempa atau episentrum berada di laut, tepatnya 46 kilometer arah timur laut dari Banyuwangi dan 54 kilometer arah tenggara dari Situbondo. Gempa ini terjadi pada kedalaman 12 kilometer. Meskipun berpusat di laut, BNPB mengonfirmasi bahwa guncangan ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Laporan dari petugas di lapangan menyebutkan getaran gempa dirasakan kuat selama 2 hingga 3 detik, yang sempat menimbulkan kepanikan warga hingga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Selain itu, BNPB juga mencatat setidaknya telah terjadi 10 kali gempa susulan hingga pukul 18.58 WIB, dengan magnitudo terbesar mencapai 3,3.

Imbauan kepada Masyarakat

Menyikapi situasi ini, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan. Warga diminta untuk menjauhi bangunan yang terlihat retak atau rusak serta memastikan jalur evakuasi di lingkungan masing-masing dalam kondisi aman.

“Masyarakat juga disarankan menyiapkan tas siaga bencana, mematikan aliran listrik, gas, dan air bila diperlukan, serta hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan BPBD,” ujar Abdul Muhari.

Imbauan ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan langkah mitigasi mandiri oleh warga, serta pentingnya merujuk pada sumber informasi yang kredibel untuk menghindari berita bohong atau hoaks.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.