Gubernur Pramono Konfirmasi Pemindahan Patung Jenderal Sudirman, Ke Mana?

by -1555 Views

Perpindahan Patung Jenderal Sudirman sebagai Bagian dari Proyek TOD Dukuh Atas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengonfirmasi rencana pemindahan patung Jenderal Sudirman. Rencana ini dilakukan sebagai bagian dari pengerjaan proyek Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Dukuh Atas. Proyek tersebut bertujuan untuk memperkuat integrasi transportasi dan meningkatkan aksesibilitas di kawasan strategis ibu kota.

Pramono menyatakan bahwa patung yang menjadi simbol salah satu pahlawan nasional itu akan ditempatkan di lokasi yang lebih strategis. Tujuannya adalah untuk memberikan penghormatan yang layak kepada Jenderal Sudirman sekaligus memastikan keberadaannya lebih mudah dilihat oleh masyarakat umum. Meski begitu, ia belum merinci lokasi pasti dari perpindahan tersebut.

“Nanti, kalau di Dukuh Atas akan dibangun dan dikoneksikan, Patung Sudirman harus ditempatkan yang betul-betul di depan,” ujarnya saat berbicara di Balai Kota Jakarta, Kamis (2/10).

Menurut Pramono, relokasi tidak berarti menghilangkan atau mengabaikan patung tersebut. Sebaliknya, keberadaannya akan diperkuat agar lebih menonjol dan mudah dikenali oleh publik. Ia menjelaskan bahwa nantinya, ketika masyarakat melintasi jembatan penyebrangan Dukuh Atas atau datang dari arah Jalan Thamrin, patung Jenderal Sudirman akan terlihat dengan jelas dan menarik.

“Justru nantinya, sebelum kita naik ke (jembatan penyebrangan) Dukuh Atas dan dari arah Thamrin, Patung Jenderal Sudirman akan terlihat lebih jelas dan enak untuk dilihat. Nanti kami atur untuk itu,” tambahnya.

Proyek TOD Dukuh Atas juga melibatkan kolaborasi antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu fokus utama dari proyek ini adalah menggabungkan dua stasiun kereta, yaitu Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru. Tujuan dari penggabungan ini adalah untuk mengembangkan kawasan integrasi antarmoda transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa kawasan TOD Dukuh Atas akan menghubungkan empat moda transportasi berbasis kereta secara terpadu. Keempat moda tersebut antara lain:

  • Moda Raya Terpadu (MRT)
  • Lintas Raya Terpadu (LRT)
  • Kereta Rel Listrik (KRL)
  • Kereta Bandara

Dudy menambahkan bahwa salah satu konsekuensi dari proyek ini adalah pemindahan patung Jenderal Sudirman. Awalnya, patung tersebut berada di sisi selatan, namun akan dipindahkan ke arah yang lebih dekat dengan Jalan MH Thamrin. Hal ini dimaksudkan agar patung tetap menjadi bagian dari kawasan yang dinamis dan ramah pengguna transportasi umum.

Pemindahan patung Jenderal Sudirman ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga nilai sejarah sambil memenuhi kebutuhan modernisasi infrastruktur transportasi. Dengan posisi yang lebih strategis, patung ini akan tetap menjadi simbol kebanggaan bagi masyarakat Jakarta dan Indonesia secara keseluruhan.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.