Derasnya arus perkembangan teknologi membuat masyarakat tidak perlu lagi menunggu koran untuk mengakses informasi. Hanya melalui genggaman tangan, kini informasi dapat diakses kapan dan di mana saja. Kemudahan ini perlahan menggeser peran media cetak dalam menyajikan kabar terbaru. Tentunya perubahan ini juga menerapkan jurnalistik digital di dalamnya. Hal ini menjadi sorotan dalam kegiatan kunjungan media oleh generasi 18 LPM Lensa Poliban pada Jumat (3/4/2026) di PT. Via Digital Indonesia.
Selama kegiatan berlangsung para pengurus LPM Lensa antusias dalam menyimak penyampaian yang disampaikan oleh pemateri. Penyampaian materi mencakup peralihan media ke arah digital, perkembangan dan pengelolaan media sosial, hingga strategi menciptakan konten yang efektif agar memperluas jangkauan audiens. Materi pertama mengenai Manajemen Media Digital: Bagaimana Mengelola Berita di Website oleh M. Nicko Farizki selaku direktur Via Media Network.
Dalam pemaparannya, beliau berfokus menyampaikan media informasi yang kini sedang bertranformasi ke arah digital untuk menyambut pesatnya perkembangan teknologi. Ia menuturkan “Media sekarang sangat luas, dari media online hingga media sosial yang paling efektif menjangkau kalangan milenial”. Penjelasan diawali dengan definisi media online, pedoman pemberitaan media siber, konsep media baru hingga tips menulis headline efektif.
Nicko juga menjelaskan bahwa inovasi menjadi kunci utama media untuk tetap dapat bersaing mengikuti kebutuhan dan cara masyarakat dalam mengonsumsi informasi. “Apapun medianya, kalau dia bisa berinovasi, dia bisa bertahan,” jelasnya. Ia menambahkan contoh media yang telah bertranformasi sehingga memfasilitasi masyarakat dalam mengakses informasi terbaru dengan praktis, di antaranya fitur Google News yang tersedia di Google serta Duta TV yang kini memiliki sosial media dan aktif di liputan langsung.
Selanjutnya pemaparan materi kedua disampaikan oleh Muhammad Ilham selaku Sosial Media Creative Teman Media mengenai Manajemen Sosial Media untuk Pemberitaan dan Strategi Jurnalis Modern. Ia menjelaskan perkembangan sosial media begitu pesat, sehingga media dituntut bisa beradaptasi serta membuat inovasi baru agar tetap relevan di zaman sekarang. Ia juga menekankan pentingnya strategi praktis untuk memperluas jangkauan audiens.
Dalam hal ini, terdapat empat pilar utama konten efektif yang bisa diterapkan dalam pengelolaan media sosial, yakni breaking news, deep content, edukasi dan explainer, serta visual storytelling. Keempat pilar ini menjadi dasar dalam menyusun konten agar tetap memiliki nilai bagi masyarakat. Hal ini membantu menjangkau banyak audiens dan menjaga media tetap relevan di era digital.
Di samping itu, Ilham juga menegaskan bahwa sebagai wartawan, penting untuk melakukan pengecekan sebelum menyebarkan informasi. “Sebagai seorang wartawan, sebagai seorang jurnalis, kita cek dulu, benar nggak ini,” tegasnya. Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya memastikan informasi yang dipublikasikan akurat dan dapat dipercaya.
Seiring pesatnya perkembangan teknologi, media digital kini menjadi bagian penting dan tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama sebagai wadah penyajian informasi secara cepat dan mudah. Perkembangan ini menuntut media untuk terus berinovasi agar tetap relevan dan mampu bersaing di era digital. Melalui kegiatan kunjungan media oleh LPM Lensa Poliban, anggota generasi 18 diharapkan dapat memetik pembelajaran serta pengalaman yang bermanfaat dan dapat digunakan di masa mendatang.
Penulis: Laily Nadia Hapsari, Siti Nur Annisa.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





