Pengawasan Ketat Kualitas BBM di SPBU Modular Mandalika
Pertamina Patra Niaga menghadirkan Pertamax Turbo di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Modular yang berada di kawasan sirkuit Mandalika. Keberadaan SPBU ini bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. Seperti halnya dengan SPBU dan Pertashop, Pertamina Patra Niaga melakukan pengujian berkala terhadap kuantitas dan kualitas BBM yang disediakan.
Pengujian ini dilakukan agar energi yang tersedia tetap dalam kondisi optimal dan menjaga kualitasnya. Hal ini sangat penting karena sirkuit Mandalika menjadi kebanggaan nasional, yaitu Pertamina Mandalika International Circuit (PMIC). Dengan demikian, semua proses distribusi dan pengujian dilakukan secara ketat untuk memastikan bahwa BBM yang diberikan aman dan sesuai standar.
Peran Penting SPBU Modular
SPBU Modular tidak hanya sekadar tempat pengisian bahan bakar, tetapi juga menjadi pendukung utama dalam operasional balapan. Salah satu perannya adalah sebagai fasilitas pendukung untuk mobil keselamatan (safety car) selama acara berlangsung. Dengan demikian, penggunaan BBM berkualitas sangat vital untuk menjamin kelancaran dan keamanan acara tersebut.
Proses pengujian yang dilakukan meliputi pemeriksaan terhadap seluruh sarana dan prasarana yang ada di dalam modular. Mulai dari dispenser, tera metrologi, alat pemadam api ringan (APAR), hingga sistem digitalisasi. Semua komponen ini harus memenuhi standar agar dapat digunakan secara efektif dan aman.
Pengecekan Kandungan Air pada Tangki
Salah satu aspek penting dalam pengujian adalah pemeriksaan kandungan air di dalam tangki modular. Proses ini dilakukan menggunakan metode stick dipping dan pasta air. Tujuannya adalah memastikan bahwa BBM yang disimpan tidak terkontaminasi oleh air. Kandungan air dalam BBM dapat menyebabkan kerusakan pada mesin dan mengurangi performa kendaraan.
Selain itu, pengecekan visual, densitas, serta nozzle juga dilakukan. Pemeriksaan visual dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik pada komponen-komponen yang terdapat di dalam modular. Sementara itu, densitas BBM diperiksa untuk memastikan bahwa kualitasnya sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
Pengambilan Sampel untuk Uji Laboratorium
Sebagai bagian dari proses pengujian, Pertamax Turbo juga dilakukan pengambilan sampel rutin untuk uji laboratorium. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa kualitas BBM yang disalurkan sesuai dengan standar internasional. Dengan demikian, penggunaan BBM di sirkuit Mandalika dapat dipastikan aman dan berkualitas.
Komitmen Pertamina dalam Menjaga Kualitas BBM
Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, menjelaskan bahwa serangkaian prosedur telah dilakukan untuk memastikan kualitas BBM yang disediakan. Hal ini tidak hanya mendukung operasional penyelenggaraan acara, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang balap kelas dunia.
Menurutnya, pengujian ini sekaligus menunjukkan bahwa kualitas BBM yang dimiliki oleh Pertamina sudah diakui dan sesuai dengan standar internasional. Selain itu, Pertamina Patra Niaga senantiasa memastikan bahwa kualitas BBM sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan oleh pihak berwenang, seperti dalam Surat Keputusan Direktorat Jenderal Migas No. 110 Tahun 2022.
Proses Quality Control yang Terstruktur
Dari mulai kapal tanker tiba, proses di depot hingga penyaluran melalui SPBU, Pertashop maupun Modular, semua tahapan dilakukan dengan pemeriksaan yang terstruktur. Proses quality control (QC) ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kualitas energi demi sirkuit kebanggaan negeri.
Dengan adanya serangkaian proses dan pemeriksaan yang ketat, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memberikan energi berkualitas dan aman bagi masyarakat serta kebutuhan industri.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





