Rodrygo Mengungkap Perjalanan di Real Madrid: ‘Terima Kasih pada Ancelotti’

by -881 Views

Pengalaman Rodrygo di Real Madrid

Rodrygo baru-baru ini berbagi kisah panjang tentang perjalanan kariernya di Real Madrid dalam wawancara. Ia menceritakan bagaimana awal kariernya di Spanyol, masa-masa sulit yang harus ia lalui, hingga rasa terima kasih yang mendalam kepada Carlo Ancelotti.

Pemain asal Brasil itu membuka cerita dengan mengenang sosok Ancelotti, pelatih yang memberinya banyak pelajaran berharga. Menurutnya, sang pelatih selalu menunjukkan rasa hormat yang tinggi terhadap Real Madrid, bahkan ketika ia akan meninggalkan klub. Rodrygo mengenang sebuah kalimat Ancelotti yang begitu melekat di benaknya: “Brasil adalah Madrid-nya tim nasional.”

“Ketika akhirnya CBF dan Madrid mencapai kesepakatan, dia sangat antusias dengan tantangan itu,” kata Rodrygo. “Kami semua ikut senang untuknya.”

Awal Mula dan Debut yang Tak Terlupakan

Sebelum menembus tim utama, Rodrygo terlebih dahulu mencicipi atmosfer Valdebebas bersama Real Madrid Castilla. Ia masih ingat betul pengalaman pertamanya di sana.

“Saya memainkan laga pertama saya bersama Castilla dan mencetak gol indah. Tapi saya langsung diusir karena cara saya merayakannya,” kata Rodrygo.

Debutnya bersama tim utama juga menjadi momen yang tak akan pernah ia lupakan. “Saya masih mengingatnya dengan sangat jelas,” katanya.

“Zidane sendiri yang menelepon saya untuk memberi tahu bahwa saya akan bermain di Bernabéu. Saya benar-benar tidak menyangka akan secepat itu,” jelasnya.

Rodrygo menggambarkan perasaan gugup dan bahagianya dalam momen tersebut.

“Saya memimpikannya seumur hidup. Casemiro memberi saya umpan, saya kontrol bola, lalu menembaknya masuk ke gawang. Rasanya luar biasa, debut yang sempurna.”

Tentang Zidane, Rodrygo menyebutnya sebagai sosok yang sederhana namun karismatik.

“Saya masih ingat, saya melihat ke arahnya dan berkata dalam hati, ‘Zidane sedang berbicara dengan saya.’ Waktu itu saya baru 18 tahun, dan semua terasa begitu besar. Butuh waktu bagi saya untuk menyadari bahwa dia sekarang hanyalah pelatih saya,” lanjutnya.

Masa Sulit dan Dukungan Ancelotti

Meski awal kariernya berjalan mulus, Rodrygo tak menutupi bahwa musim lalu menjadi masa yang berat. Di paruh kedua musim, performanya menurun drastis akibat masalah kebugaran dan kondisi mental yang terganggu.

“Secara pribadi, itu masa yang sangat berat. Saya tidak banyak bicara dengan orang lain. Tak ada yang benar-benar tahu apa yang saya alami saat itu,” katanya dengan jujur.

Ia mengakui bahwa kondisi fisik dan mentalnya sempat terpuruk. Namun, Ancelotti hadir sebagai sosok penting dalam pemulihannya.

“Carletto bilang kepada saya, ‘Tetaplah tenang, kamu belum fit untuk bermain sekarang.’ Saya waktu itu ingin tetap bermain, tapi dia tahu bahwa ia harus memulihkan orangnya dulu, baru pemainnya,” ungkap Rodrygo.

“Saya benar-benar berterima kasih pada Ancelotti, anaknya Davide, dan seluruh staf pelatih. Mereka tidak hanya membantu saya sebagai pemain, tapi juga sebagai pribadi. Tentu saja keluarga saya juga punya peran besar dalam membantu saya bangkit.”

Menepis Rumor Transfer dan Tekad Bertahan

Beberapa waktu lalu, nama Rodrygo sempat dikaitkan dengan klub besar seperti Manchester City dan Liverpool. Namun, pemain 24 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tak pernah berniat meninggalkan Real Madrid.

“Musim panas kemarin banyak rumor, tapi saya selalu bilang pada klub bahwa saya ingin bertahan dan terus memenangkan trofi di sini,” ucapnya. “Saya sudah meraih dua gelar Liga Champions, tapi saya ingin lebih.”

Menurutnya, pihak klub selalu menunjukkan kepercayaan penuh kepadanya.

“Setiap kali saya menghadapi masalah, klub selalu ada di belakang saya. Karena itu, rumor soal kepindahan tidak pernah mengganggu saya. Fokus saya sepenuhnya hanya pada Real Madrid.”

Rodrygo menambahkan, hubungannya dengan klub dibangun atas dasar saling menghormati.

“Saya selalu bilang, selama Madrid masih menginginkan saya, saya akan tetap di sini. Kalau suatu hari mereka berkata, ‘Rodry, mungkin kamu perlu mencari klub lain,’ saya akan menerimanya. Tapi sampai sekarang, mereka belum pernah mengatakan itu.”

Perjalanan Rodrygo di Real Madrid jelas bukan tanpa rintangan. Dari pemain muda yang gugup di Bernabéu hingga sosok penting dalam skuad juara Eropa, ia telah melalui fase naik turun yang menguatkan dirinya.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.