Tardozzi Terkejut dengan Pengakuan Salucci tentang Bagnaia Menggunakan GP24 Morbidelli

by -1213 Views

Perkembangan Pecco Bagnaia di MotoGP 2025

Pecco Bagnaia, juara dunia tiga kali, menghadapi tantangan besar dalam menjalani musim MotoGP 2025. Selama beberapa bulan pertama musim ini, ia kesulitan menemukan perasaan yang pas di atas Desmosedici GP25-nya. Kekurangan kepercayaan diri ini terlihat jelas saat ia tampil buruk di sirkuit kandangnya, Misano, di mana ia pulang tanpa poin untuk kedua kalinya musim ini.

Namun, ada perubahan signifikan setelah tes hari Senin di Misano. Di sana, Bagnaia mendapatkan bantuan dari Casey Stoner, legenda Ducati. Tes tersebut membantu pembalap asal Italia ini merasa lebih percaya diri. Peningkatan ini kemudian terbukti dalam Grand Prix Jepang, di mana ia naik dari posisi rendah menjadi memenangkan dua balapan sekaligus—sprint dan balapan panjang—sekaligus mencatatkan posisi terdepan.

Peningkatan yang begitu cepat hanya dalam waktu dua minggu membuat banyak orang terkejut. Bagnaia tampaknya sedang mencari solusi untuk masalah pada motornya. Ternyata, motor yang digunakan di Motegi memiliki suku cadang dari GP24, yaitu garpu, swingarm, dan sistem pengatur ketinggian yang lama. Hal ini diungkap oleh stasiun televisi Italia, Sky Sport MotoGP, serta DAZN.

Bahkan, aerodinamis tahun lalu juga ditambahkan ke motor Bagnaia. Ketika ditanya apakah peningkatan ini disebabkan oleh penggunaan suku cadang dari motor lama, baik Bagnaia maupun Ducati tidak secara langsung mengonfirmasinya. Gigi Dall’Igna, kepala proyek Ducati, menyampaikan bahwa “menjelaskan apa yang terjadi tidak terlalu penting.”

Isu Penggunaan Motor GP24 di Tes Misano

Selama Grand Prix Jepang, muncul isu bahwa Bagnaia menguji salah satu motor GP24 milik Franco Morbidelli dari tim Pertamina Enduro VR46 di Misano. Masalah ini masih menjadi topik hangat hingga MotoGP Indonesia akhir pekan ini. Meskipun Bagnaia sendiri menyatakan bahwa peningkatannya disebabkan oleh “beberapa bagian yang telah kami gunakan di masa lalu”, isu ini tetap menjadi perhatian.

Hingga Latihan Bebas pagi ini di Mandalika, manajer tim Valentino Rossi, Uccio Salucci, mengonfirmasi bahwa Bagnaia menggunakan Ducati GP24 di tes Misano. Ia menjelaskan bahwa Ducati meminta bantuan VR46 Racing, dan pada hari Senin, Pecco menguji motor Franco. Setelah itu, motornya kembali ke garasi VR46.

Pernyataan Salucci ini membuat Davide Tardozzi, manajer tim resmi Ducati, merasa bingung. Ia mengatakan bahwa menggunakan suku cadang bekas adalah hal yang wajar. Ia juga menyatakan bahwa mesin dan sasis motor Bagnaia sama dengan yang digunakan Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio.

Perbedaan antara GP24 dan GP25

Pablo Nieto, manajer tim VR46, juga berbicara tentang isu ini. Ia menjelaskan bahwa GP24 dan GP25 sangat berbeda. Sasis, swingarm, dan elektroniknya berbeda, begitu juga dengan fairing-nya. Ia menyatakan bahwa mesin GP24 dan GP25 mirip, tapi tidak sama. Ia juga menyebut motor Bagnaia sebagai motor dengan spesifikasi lama.

Ia menambahkan bahwa meski fairing motor Bagnaia terlihat mirip GP24, perbedaan internalnya sangat minimal. Oleh karena itu, sulit untuk menentukan pasti apakah motor Bagnaia benar-benar menggunakan suku cadang dari GP24.

Tantangan di Mandalika

Di Mandalika, Bagnaia akan menghadapi trek yang sangat khusus. Meskipun kondisi awal mungkin kurang optimal, Ducati yakin mereka akan menemukan solusi untuk besok. Meski Honda dan Aprilia tampil kuat, Ducati tetap optimis dengan performa Bagnaia.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.