Visi Besar Pemekaran Distrik Muara Tami
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengungkapkan rencana besar terkait pengembangan wilayah Kota Jayapura. Mantan Ketua DPRD Kota Jayapura ini menyampaikan ambisinya untuk memekarkan Distrik Muara Tami menjadi sebuah kabupaten baru dengan nama Kabupaten Pasifik Raya.
Menurut Abisai, langkah tersebut merupakan visi jangka panjang yang tidak mudah diwujudkan. Namun ia menegaskan bahwa tahapan awal menuju visi itu sudah dimulai, yaitu melalui rencana pemekaran sejumlah kampung di Distrik Muara Tami menjadi kelurahan.
“Rencananya wilayah Muara Tami ini akan kita mekarkan menjadi empat distrik, tetapi kita mulai dulu dengan pemekaran kampung-kampung,” ujar Abisai Rollo saat Turun Kampung (Turkam) di Holtekam, Selasa (30/9).
Dukungan dan Keberatan dari Masyarakat
Meski ide besar tersebut mendapat dukungan sebagian kalangan, di sisi lain juga menimbulkan dinamika. Sejumlah warga justru menyampaikan keberatan, bukan terhadap wacana pemekaran kota ke kabupaten, melainkan lebih pada rencana perubahan status kampung menjadi kelurahan.
Menurut mereka, status kampung yang melekat erat dengan adat dan budaya setempat berpotensi tergerus bila dialihkan menjadi kelurahan dengan sistem pemerintahan lebih formal dan birokratis.
Tanggapan Wali Kota
Terkait status kampung adat, pada dasarnya ini merupakan suatu hal yang perlu dipikirkan secara matang, namun demi perkembangan tentu kita perlu melakukan langkah-langkah yang tepat, tetap dengan prinsip, melestarikan kampung adat,” jawab Abisai Rollo menanggapi hal ini.
Proses Awal Pemekaran
Abisai menjelaskan bahwa proses pemekaran akan dilakukan secara bertahap. Awalnya, beberapa kampung di Distrik Muara Tami akan diubah menjadi kelurahan. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah administrasi dan pelayanan publik di wilayah tersebut.
Pemekaran ini juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Dengan adanya kelurahan, masyarakat akan lebih mudah terlibat dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program-program pemerintah.
Kebijakan yang Menyentuh Masyarakat
Selain itu, Abisai menekankan bahwa kebijakan yang diambil harus selalu berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia menilai bahwa perubahan status kampung menjadi kelurahan harus disertai dengan upaya-upaya yang dapat menjaga kelestarian nilai-nilai adat dan budaya lokal.
Ia juga menyarankan agar masyarakat dapat aktif memberikan masukan dan aspirasi mereka terkait rencana pemekaran ini. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat setempat.
Peran Masyarakat dalam Pembangunan
Abisai Rollo juga mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam mengikuti berbagai kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah kota. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang dikeluarkan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain itu, ia juga berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka masing-masing. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan damai.
Tantangan dan Harapan
Meskipun ada tantangan dalam proses pemekaran ini, Abisai Rollo tetap optimis bahwa langkah-langkah yang diambil akan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan daerah. Ia berharap agar semua pihak dapat saling mendukung dan bekerja sama dalam mewujudkan visi besar tersebut.
Dengan komitmen dan kerja keras, diharapkan Kabupaten Pasifik Raya dapat menjadi salah satu kabupaten yang maju dan berkembang di Provinsi Papua.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .






