UMKM MotoGP 2025 Raup Rp500 Juta

by -1691 Views

Dampak Ekonomi UMKM Selama MotoGP 2025 di Mandalika

Selama penyelenggaraan MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berhasil menghasilkan pendapatan yang signifikan. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebutkan bahwa total pendapatan yang diperoleh UMKM mencapai hingga Rp500 juta selama ajang tersebut berlangsung.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Ahmad Masyhuri, menjelaskan bahwa angka ini meningkat sebesar Rp100 juta dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sekitar Rp400 juta. Ia menilai kenaikan ini menunjukkan pertumbuhan yang positif dalam aktivitas ekonomi UMKM di wilayah tersebut.

Jumlah Pelaku UMKM yang Terlibat

Dalam acara MotoGP 2025, sebanyak 120 unit UMKM dilibatkan untuk berjualan di area Sirkuit Mandalika. Dari jumlah tersebut, 60 UMKM difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi NTB, sedangkan 60 lainnya berasal dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Menurut Ahmad Masyhuri, sebagian besar dari UMKM yang terlibat bergerak di bidang kuliner, dengan kontribusi sebesar 80 persen. Sisanya, sekitar 20 persen, berasal dari usaha kerajinan.

Pengembangan dan Partisipasi UMKM

Pelibatan UMKM dalam MotoGP 2025 dinilai lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena partisipasi asosiasi atau organisasi pelaku UMKM, sehingga masing-masing kelompok merasa terwakili.

Ahmad Masyhuri juga mengapresiasi pihak ITDC yang memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM, termasuk penyediaan tempat yang layak untuk berjualan. Ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik dan kenyamanan pelaku UMKM selama acara berlangsung.

Manfaat di Luar Pendapatan Finansial

Meskipun pendapatan finansial menjadi salah satu indikator utama, Ahmad Masyhuri menekankan bahwa MotoGP 2025 memiliki manfaat yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Salah satunya adalah kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kualitas produk.

“Para pelaku UMKM bisa memperluas wawasan mereka melalui interaksi langsung dengan pengunjung dan peserta acara,” ujarnya. Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, dengan sekitar 60 persen pendorong ekonomi berasal dari sektor ini.

Dampak Ekonomi dan Budaya

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB, Yusron Hadi, menyampaikan bahwa kedatangan ribuan penonton dari berbagai daerah bahkan mancanegara menjadi peluang besar bagi pelaku usaha lokal, terutama UMKM setempat.

Ia menilai bahwa MotoGP Mandalika bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya Nusa Tenggara Barat. Dengan demikian, acara ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga sosial dan budaya.

Kesimpulan

MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika membuktikan bahwa UMKM memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan partisipasi yang lebih baik dan dukungan dari berbagai pihak, UMKM mampu memanfaatkan momen ini untuk berkembang. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang pembelajaran dan promosi yang efektif bagi pelaku usaha kecil.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.