Fakta Baru Pembunuhan Karyawan Minimarket di Cipularang, Motif Ganda yang Akhirnya Habisi Korban saat Istri Pengajian

by -600 Views

Fakta Baru Pembunuhan Karyawan Minimarket di Cipularang

Kasus pembunuhan terhadap Dina Oktaviani (21), seorang karyawan minimarket di Rest Area Kilometer 72 Tol Cipularang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini mengungkap fakta baru yang mengejutkan. Tersangka, Heryanto (27), warga Desa Wanawali, Purwakarta, ternyata memiliki motif ganda dalam tindak kejahatannya. Selain membunuh dan melakukan kekerasan seksual terhadap korban, pelaku juga mengambil perhiasan milik Dina untuk kemudian dijual.

Menurut informasi dari Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun, aksi pembunuhan terjadi di kediaman Heryanto di Desa Wanawali, Kecamatan Cibatu. Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung merampas perhiasan seperti kalung, anting, dan cincin. Jam tangan milik korban dibuang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Perhiasan Dijual untuk Menghilangkan Jejak

AKP Uyun menjelaskan bahwa seluruh perhiasan yang dirampas oleh Heryanto telah dijual, sedangkan jam tangan korban dibuang. Ia menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa perhiasan tersebut sudah dijual oleh tersangka.

Setelah memastikan korban meninggal dunia, Heryanto memasukkan jasad Dina ke dalam kardus dan membuangnya ke Sungai Citarum melalui Jembatan Merah, Jatiluhur, pada Minggu malam (5/10/2025). Dua hari kemudian, tepatnya Selasa (7/10/2025), jasad korban ditemukan mengapung di aliran Sungai Citarum, wilayah Curug, Karawang.

Penyidikan Terus Dilakukan

Untuk memperkuat berkas penyidikan, polisi telah memeriksa 13 saksi, termasuk keluarga korban, rekan kerja, rekan pelaku, serta istri tersangka. Diketahui, istri Heryanto tidak berada di rumah saat kejadian karena sedang menghadiri acara pengajian keluarga di tempat lain.

Dari hasil penyelidikan tambahan, diketahui bahwa Heryanto sempat mengambil perhiasan milik korban berupa kalung, anting, dan cincin yang kemudian dijual untuk menghapus jejak kejahatannya.

Selain Heryanto, dua orang lainnya yang berinisial T (Taufik alias Opik) dan R (Robi) turut diamankan karena diduga membantu membuang jasad korban ke sungai. Keduanya masih diperiksa lebih lanjut untuk memastikan apakah terlibat langsung atau hanya mengetahui kejadian.

Motif Pelaku Masih Dicari

Saat ini, Heryanto sudah ditahan di Mapolres Purwakarta dengan mengenakan pakaian tahanan berwarna biru dan kepala yang digundul. Polisi masih mendalami motif di balik aksinya, termasuk kemungkinan adanya faktor ekonomi atau rencana lain yang mendorong tindakan brutal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun, membenarkan bahwa tersangka Heryanto merupakan pria yang telah menikah dan memiliki satu orang anak. Pada hari kejadian, rumah pelaku dalam keadaan kosong karena sang istri sedang tidak berada di tempat.

Proses Penyidikan Terus Berlangsung

Dalam proses penyidikan, terungkap bahwa Heryanto melakukan kekerasan seksual sekaligus pembunuhan terhadap korban di kediamannya sendiri. Hasil pemeriksaan forensik memastikan identitas korban serta mengarahkan penyidik pada keterlibatan Heryanto sebagai pelaku utama.

Polisi juga mengamankan dua orang lainnya, yang diduga membantu membuang jasad korban. Keduanya masih diperiksa lebih lanjut. Dari hasil penyelidikan tambahan, diketahui bahwa Heryanto sempat mengambil perhiasan milik korban berupa kalung, anting, dan cincin yang kemudian dijual untuk menghapus jejak kejahatannya.

Proses penyidikan terus dilanjutkan untuk mengungkap semua fakta yang ada. Dengan penahanan Heryanto dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, polisi berharap dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

About Author: Sammy NW

Avatar of Sammy NW
Sammy NW adalah seorang jurnalis dan mediapreneur yang berdedikasi mengembangkan media digital yang berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.