Prabowo: Kekuatan TNI Dibangun dari Ketabahan Keluarga Prajurit

by -499 Views

Ucapan Terima Kasih Presiden kepada Keluarga TNI

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya kepada istri dan anak-anak para prajurit. Ia mengapresiasi keteguhan dan kesetiaan mereka dalam mendukung tugas negara. Ucapan tersebut disampaikan Prabowo dalam amanatnya pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI, yang digelar di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (5/10).

Di hadapan ribuan prajurit, Prabowo menyoroti bahwa TNI tidak hanya menjadi benteng pertahanan bangsa, tetapi juga ketabahan keluarga mereka yang menjadi sumber kekuatan di balik pengabdian para prajurit. Ia menyampaikan terima kasih kepada istri-istri dan anak-anak para prajurit yang dengan tabah dan setia mendukung suami-suaminya serta merawat anak-anaknya selama suaminya bertugas di tempat-tempat berbahaya.

Presiden menegaskan bahwa di balik setiap pasukan yang teguh menjaga kedaulatan negara, terdapat keluarga yang sabar menunggu dan berdoa di rumah. Menurutnya, pengorbanan para istri dan anak prajurit tidak kalah besar dengan pengabdian mereka yang bertugas di lapangan. Ia juga menyampaikan doa agar Yang Maha Kuasa selalu bersama para prajurit dan keluarga besar TNI.

Tulang Punggung Pertahanan Nasional

Dalam pidato tersebut, Prabowo juga mengingatkan kembali jati diri TNI sebagai bagian tak terpisahkan dari rakyat Indonesia. Ia menekankan bahwa TNI lahir dari rakyat Indonesia, merupakan anak kandung rakyat Indonesia, dan berasal dari rakyat. Ia menambahkan bahwa TNI selalu mengabdi kepada bangsa dan rakyat, serta siap mengorbankan jiwa dan raganya untuk bangsa dan rakyat Indonesia.

Menurut Prabowo, di tengah ketidakpastian global saat ini, TNI menjadi tulang punggung pertahanan nasional yang menjamin kedaulatan dan keselamatan Indonesia. Ia memberikan apresiasi tinggi atas peran TNI yang selalu hadir dalam setiap situasi kritis. Ia menegaskan bahwa TNI selalu tampil di saat kritis, tidak akan ragu untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat di atas segala kepentingan yang lain.

Kepemimpinan yang Berintegritas

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menekankan pentingnya kualitas kepemimpinan di tubuh TNI. Ia mengingatkan bahwa seorang pemimpin sejati harus mampu memberi teladan bagi bawahannya. Ia menekankan bahwa kepemimpinan di TNI harus berupa kepemimpinan keteladanan, seperti yang dianjurkan oleh Ing Ngarso Sung Tulodo, yaitu memberi contoh di depan.

Ia menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi pemimpin-pemimpin yang tidak kompeten, tidak profesional, atau tidak mengerti tugasnya. Prabowo menugaskan Panglima TNI dan para kepala staf untuk menilai dan menyeleksi kepemimpinan berdasarkan prestasi dan pengabdian, bukan senioritas. Ia menegaskan bahwa prajurit berhak memiliki pemimpin terbaik yang benar-benar memahami arti pengabdian kepada bangsa.

Pembaruan di Tubuh TNI

Menutup arahannya, Presiden mengingatkan pentingnya pembaruan di tubuh TNI agar tidak tertinggal dalam perkembangan zaman. Ia menugaskan jajaran TNI untuk terus mempelajari teknologi baru dan beradaptasi dengan perubahan era, termasuk dalam bidang kecerdasan buatan dan keamanan siber. Ia meminta Panglima TNI dan kepala staf untuk terus mengkaji perkembangan teknologi dan sains. Bila perlu, organisasi yang usang dapat diganti dengan organisasi yang tepat untuk kepentingan bangsa Indonesia.

Prabowo juga meminta TNI untuk mengikuti perkembangan teknologi siber dan kecerdasan buatan. Ia menegaskan agar TNI tidak ketinggalan dalam menghadapi tantangan masa depan.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.